Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Dugaan Biang Kerok Air Kali di Serpong Berwarna Merah

cek disini

Info Jaro – Warga Serpong, Tangerang Selatan, dikejutkan dengan fenomena tak biasa. Air di salah satu aliran kali yang melintasi kawasan tersebut mendadak berubah warna menjadi merah pekat. Kondisi itu memicu keresahan, mengingat kali tersebut kerap dilalui warga dan berada dekat dengan pemukiman.

Fenomena yang Menghebohkan Warga

Perubahan warna air kali pertama kali diketahui pada Kamis (11/9/2025) pagi. Beberapa warga yang hendak beraktivitas melihat aliran air memerah seperti bercampur zat kimia atau limbah. Tak butuh waktu lama, video dan foto fenomena itu viral di media sosial.

“Biasanya airnya cokelat keruh, tapi kali ini merah tua seperti darah. Kami khawatir ada bahan berbahaya yang dibuang,” kata Yudi, salah seorang warga sekitar.

Dugaan Sumber Pencemar

Sejumlah pihak menduga perubahan warna air kali dipicu oleh aktivitas industri di sekitar kawasan Serpong. Pasalnya, di jalur aliran kali terdapat beberapa pabrik tekstil dan percetakan yang berpotensi membuang limbah cair berwarna ke sungai.

Aktivis lingkungan setempat menyebutkan bahwa fenomena ini bukan kali pertama terjadi. “Dari pengamatan kami, sudah beberapa kali air kali berubah warna, meski cepat hilang. Dugaan kuat ada pembuangan limbah tanpa pengolahan terlebih dahulu,” ujar Rina, pegiat lingkungan Tangerang Selatan.

Air Kali di Serpong
Air Kali di Serpong

Baca juga: ‘Bjorka’ Gabung Grup Hacker di Dark Web, Akunnya Disita Polisi

Respons Pemerintah Daerah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung menurunkan tim untuk mengambil sampel air. Kepala DLH menyebutkan bahwa uji laboratorium akan segera dilakukan untuk mengetahui kandungan zat dalam air tersebut.

“Kami tidak ingin berspekulasi sebelum hasil laboratorium keluar. Namun, jika terbukti ada pencemaran, tentu kami akan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Kekhawatiran Dampak Lingkungan

Fenomena ini memunculkan kekhawatiran serius terkait dampak terhadap lingkungan dan kesehatan warga. Warga khawatir air berwarna merah itu bisa meresap ke tanah, mencemari sumur, atau berdampak pada ekosistem perairan.

Beberapa warga bahkan mengaku tidak berani lagi menggunakan air sumur untuk keperluan sehari-hari. “Takut tercemar, jadi kami lebih banyak beli air galon untuk minum dan masak,” ungkap salah seorang ibu rumah tangga.

Desakan Penegakan Hukum

Aktivis lingkungan mendesak pemerintah tidak hanya berhenti pada investigasi, tetapi juga menindak tegas pelaku pencemaran. Mereka menilai lemahnya pengawasan terhadap limbah industri kerap membuat kasus serupa berulang.

“Kalau terus dibiarkan, pencemaran bisa semakin parah. Perlu ada langkah hukum yang nyata, bukan hanya imbauan,” kata Rina.

Penutup

Hingga kini, warga masih menunggu hasil uji laboratorium dari DLH untuk memastikan penyebab pasti air kali di Serpong berubah warna merah. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan air dari aliran kali tersebut sampai hasil pemeriksaan resmi diumumkan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *