Info Jaro – Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara terkait maraknya kasus keracunan massal yang diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program unggulan pemerintah itu belakangan menuai sorotan setelah puluhan siswa di sejumlah daerah mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi menu yang disalurkan ke sekolah.
Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Prabowo menyampaikan arahan tegas agar program MBG tidak hanya terus dilanjutkan, tetapi juga dibenahi secara menyeluruh.
Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan
Prabowo menekankan bahwa keamanan dan kualitas makanan harus menjadi prioritas utama. Ia meminta kementerian terkait, terutama Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, serta Badan Pangan Nasional, bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan ketat.
“Kita tidak boleh main-main dalam hal pangan anak-anak. Setiap makanan yang masuk ke sekolah harus dipastikan higienis, aman, dan bergizi. Tidak ada toleransi untuk kelalaian,” tegas Prabowo.
Instruksi Audit Menyeluruh
Sebagai tindak lanjut, Presiden memerintahkan audit menyeluruh terhadap seluruh rantai pasok program MBG, mulai dari penyedia bahan baku, proses distribusi, hingga pengolahan makanan.
“Kalau perlu, kita libatkan lembaga independen dan aparat penegak hukum. Saya tidak ingin ada penyalahgunaan anggaran atau praktik yang merugikan keselamatan anak-anak kita,” ujarnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5127396/original/083683800_1739171057-IMG-20250210-WA0057.jpg)
Baca juga: Tangis Wakil Kepala BGN Gegara Banyak Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis
Perbaikan Sistem Distribusi
Salah satu masalah yang mengemuka adalah proses distribusi makanan yang tidak seragam dan tidak sesuai standar di beberapa daerah. Prabowo menegaskan perlunya sistem distribusi yang lebih modern, dengan pemantauan digital dan kontrol kualitas yang terintegrasi.
“Saya ingin ada sistem pelaporan real-time. Jika ada makanan yang tidak layak, harus segera terdeteksi sebelum sampai ke tangan siswa,” katanya.
Libatkan UMKM Lokal dengan Standar Ketat
Prabowo tetap menekankan bahwa program MBG harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Namun, ia menegaskan UMKM yang terlibat wajib memenuhi standar keamanan pangan.
“Kita dukung UMKM lokal, tapi jangan hanya asal dapat proyek. Semua harus ikut pelatihan dan sertifikasi, agar kualitas makanan benar-benar terjaga,” ungkapnya.
Evaluasi dan Pertanggungjawaban
Selain instruksi teknis, Prabowo menegaskan bahwa pihak yang lalai atau terbukti melakukan pelanggaran akan dimintai pertanggungjawaban. “Kalau ada yang main-main, kita sikat. Anak-anak kita bukan bahan percobaan,” kata Presiden dengan nada tegas.
Harapan untuk Program MBG ke Depan
Meski diwarnai persoalan, Prabowo menegaskan bahwa program MBG tetap akan dilanjutkan karena merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa. Ia berharap masyarakat tetap mendukung program ini sembari pemerintah melakukan pembenahan.
“Saya tidak ingin program ini berhenti hanya karena ada masalah. Justru masalah ini harus menjadi alarm untuk kita lebih serius memperbaiki. Anak-anak Indonesia berhak mendapatkan makanan bergizi, aman, dan layak setiap hari,” tutup Prabowo.
















