Info Jaro – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Agus Subiyanto, mengingatkan jajaran Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) agar selalu siap tempur di tengah dinamika keamanan global yang semakin kompleks. Pesan tersebut disampaikan dalam rangka memperkuat kesiapan prajurit menghadapi berbagai kemungkinan ancaman yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.
Menurut Panglima TNI, perkembangan situasi global saat ini menunjukkan adanya peningkatan potensi konflik di berbagai kawasan dunia. Kondisi tersebut menuntut seluruh unsur pertahanan negara, termasuk Kostrad, untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan.
Pentingnya Kesiapan Operasional
Agus Subiyanto menegaskan bahwa kesiapan tempur merupakan salah satu faktor utama dalam menjaga kedaulatan negara. Sebagai salah satu kekuatan utama di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, Kostrad memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai ancaman, baik yang bersifat konvensional maupun non-konvensional.
Ia menekankan bahwa setiap prajurit harus memiliki kemampuan, disiplin, serta profesionalisme yang tinggi agar dapat menjalankan tugas pertahanan negara secara optimal.
“Kostrad harus selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.

Baca juga: Menteri Bahlil: Impor minyak dari AS sudah berlangsung
Tingkatkan Profesionalisme Prajurit
Selain kesiapan tempur, Panglima TNI juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia prajurit. Pelatihan yang berkelanjutan, penguasaan teknologi militer, serta kedisiplinan menjadi aspek penting dalam membangun kekuatan pertahanan yang tangguh.
Prajurit Kostrad juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan strategi dan teknologi militer modern yang terus mengalami perubahan.
Peran Strategis Kostrad
Sebagai salah satu komando utama operasional di lingkungan TNI Angkatan Darat, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara. Satuan ini sering kali menjadi garda terdepan dalam berbagai operasi militer maupun operasi bantuan kepada masyarakat.
Karena itu, kesiapan personel, peralatan, serta sistem komando harus selalu dijaga agar mampu merespons setiap situasi dengan cepat dan tepat.
Hadapi Tantangan Keamanan Global
Panglima TNI juga mengingatkan bahwa situasi keamanan dunia saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari konflik geopolitik hingga ancaman keamanan non-tradisional.
Dengan memperkuat kesiapan tempur dan profesionalisme prajurit, diharapkan TNI mampu menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Ia pun menegaskan bahwa seluruh prajurit harus tetap berpegang pada nilai-nilai disiplin, loyalitas, serta dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai garda pertahanan negara.
















