Info Jaro – Kepolisian Resor Polres Timor Tengah Utara membeberkan kronologi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang merenggut nyawa seorang pelajar di Desa Saenam, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada [hari, tanggal] sekitar [pukul], di ruas jalan desa setempat. Korban diketahui merupakan seorang pelajar berusia [usia] tahun yang saat kejadian mengendarai sepeda motor seorang diri.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah [arah perjalanan]. Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar jalur dan mengalami kecelakaan.
“Korban mengalami luka cukup serius akibat benturan keras,” ujar petugas kepolisian dari Satlantas Polres TTU. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Namun, akibat luka yang diderita, korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam penanganan medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Polisi-Beberkan-Kronologi-Lakalantas-Renggut-Nyawa-Seorang-Pelajar-di-Desa-Saenam.jpg)
Baca juga: Prabowo Banggakan Makan Bergizi Gratis, Penerima Manfaat Tembus 60 Juta
Penanganan Polisi
Petugas Satlantas Polres TTU yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk proses penanganan lebih lanjut, termasuk pemulangan jenazah.
Imbauan Keselamatan Berlalu Lintas
Pihak Polres TTU mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar selalu berhati-hati saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas. Penggunaan helm standar, kelengkapan kendaraan, serta kondisi fisik pengendara dinilai sangat penting untuk mencegah kecelakaan fatal.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas pihak kepolisian.
















