Jaro– DPRD Kabupaten Kupang menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Kupang untuk membangun Dermaga Rakyat dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat. Proyek ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat sektor perikanan di wilayah tersebut.
Dukungan Penuh dari Ketua DPRD Kabupaten Kupang
Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas , menegaskan komitmen dewan untuk mendukung program pembangunan tersebut. Dalam pernyataannya pada Rabu (4/6/2025), Taimenas menyatakan bahwa pembangunan dermaga dan TPI merupakan kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat.
Sebagai pimpinan DPRD, saya yakin bahwa pembangunan ini harus menjadi prioritas. Anggarannya tidak hanya bersumber dari APBD Kabupaten Kupang, tetapi juga perlu koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk pembiayaan yang memadai,” ujar Taimenas.

Baca Juga : 2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut
Sinergi dengan Pemerintah Daerah dan Dukungan dari Bupati Kupang
Taimenas, yang juga merupakan politisi senior Partai Golkar , mengapresiasi langkah-langkah progresif yang diambil oleh Bupati Kupang, Yosef Lede . Menurutnya, kebijakan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha perikanan di Desa Bolok.
“Pak Bupati memiliki pengalaman luas dalam perencanaan anggaran, termasuk selama beliau menjabat sebagai pimpinan DPRD. Saya yakin beliau akan berkoordinasi dengan semua fraksi dan anggota dewan untuk memastikan bahwa pembangunan ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” jelasnya.
Kondisi Dermaga yang Memprihatinkan dan Dampaknya bagi Masyarakat
Taimenas mengungkapkan bahwa kondisi dermaga di Desa Bolok saat ini sangat memprihatinkan. Ombak besar sering merusak perahu nelayan , mengancam keselamatan dan mata pencaharian warga. Padahal, lokasi tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat setiap harinya.
“Kita semua bisa melihat sendiri betapa buruknya kondisi dermaga saat ini. Jika ombak tinggi datang, perahu-perahu bisa hancur. Ini berdampak langsung pada kehidupan nelayan dan keluarganya. Pembangunan dermaga yang lebih baik dan TPI yang mampu akan menjadi solusi jangka panjang,” tegasnya.
Respons Positif Masyarakat dan Harapan ke Depan
Rencana pembangunan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat, yang telah lama mengeluhkan minimnya infrastruktur perikanan. Hampir seluruh Kecamatan Kupang Barat mendorong agar proyek ini segera direalisasikan.
“Ini adalah permintaan masyarakat. Mereka butuh dermaga yang aman dan TPI yang modern agar hasil tangkapan bisa dijual dengan harga lebih baik. Kami di DPRD akan terus mendorong agar program ini segera terealisasi,” tandas Taimenas.
Langkah Selanjutnya: Koordinasi Multi-Pihak dan Perencanaan Anggaran
Untuk memastikan proyek ini berjalan sukses, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah pusat . Taimenas menekankan pentingnya alokasi anggaran yang memadai, baik dari APBD Kabupaten Kupang maupun bantuan dari pemerintah provinsi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Dengan adanya dermaga rakyat dan TPI yang memadai, diharapkan perekonomian masyarakat pesisir Kupang Barat akan semakin berkembang , sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan di wilayah tersebut.
















