Info Jaro – Karier birokrasi Lambertus Paput tak bisa dipandang sebelah mata. Setelah hampir empat dekade mengabdi, ia kini dipercaya menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Penunjukan ini menjadi bukti dedikasi panjangnya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, disiplin, dan berpihak kepada masyarakat.
Perjalanan Panjang di Dunia Birokrasi
Lambertus Paput memulai kariernya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada era 1980-an. Berbagai posisi strategis di lingkup Pemkab Manggarai pernah ia duduki, mulai dari staf teknis, kepala bagian, hingga jabatan struktural di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).
Selama 39 tahun, Lambertus dikenal sebagai sosok pekerja keras dan telaten dalam menjalankan tugas. Rekan-rekan sejawatnya menyebut ia sebagai birokrat yang konsisten menjaga integritas, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan.
“Beliau itu figur birokrat senior yang sangat menguasai teknis pemerintahan. Pengalamannya panjang, wajar jika dipercaya menduduki jabatan Sekda,” ujar salah seorang pejabat di Manggarai.
Amanah Baru sebagai Penjabat Sekda
Pengangkatan Lambertus Paput sebagai Penjabat Sekda Manggarai diharapkan mampu menjaga stabilitas roda pemerintahan, khususnya dalam mengawal transisi kebijakan daerah. Tugas Sekda tidak ringan: mulai dari mengkoordinasikan OPD, mempercepat realisasi anggaran, hingga memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Bupati Manggarai menyampaikan kepercayaan penuh kepada Lambertus untuk melanjutkan estafet kepemimpinan birokrasi. “Kami yakin pengalaman beliau menjadi modal kuat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

Baca juga: Dinkes Sabu Raijua Catat Ada 8 Kasus HIV/AIDS Hingga September 2025
Sosok yang Dekat dengan Masyarakat
Meski dikenal tegas dalam bekerja, Lambertus juga punya sisi humanis yang membuatnya dekat dengan masyarakat. Ia sering turun langsung ke lapangan, berdialog dengan warga, serta mendengar keluhan mereka.
Beberapa program yang pernah ia kawal, terutama di bidang pelayanan publik dan administrasi pemerintahan, mendapat apresiasi karena mampu memotong birokrasi yang berbelit. “Bagi saya, birokrasi itu harus hadir sebagai solusi, bukan beban bagi masyarakat,” ucap Lambertus dalam sebuah kesempatan.
Harapan dan Tantangan ke Depan
Dengan pengalamannya yang panjang, Lambertus Paput dihadapkan pada sejumlah tantangan besar. Salah satunya adalah memastikan reformasi birokrasi di Manggarai berjalan efektif. Transparansi, digitalisasi pelayanan, serta penguatan SDM ASN menjadi fokus utama yang ia sebutkan.
Selain itu, ia juga diharapkan mampu mendorong sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan di daerah, terutama di bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
“Jabatan ini adalah amanah yang berat, tapi dengan kerja sama semua pihak, saya optimistis kita bisa membawa Manggarai ke arah yang lebih baik,” ungkapnya dengan rendah hati.
Inspirasi bagi Generasi Muda ASN
Kiprah Lambertus Paput menjadi cermin bagi generasi muda ASN di Manggarai maupun NTT secara umum. Dedikasi, loyalitas, dan integritas yang ia tunjukkan selama hampir 40 tahun membuktikan bahwa karier di birokrasi bisa menjadi jalan pengabdian yang mulia.
Dengan semangat kerja yang masih menyala di usianya yang tidak muda lagi, Lambertus menjadi contoh nyata bahwa birokrat senior bisa tetap produktif, relevan, dan memberi inspirasi.
















